Minggu, 26 April 2015

The Bookaholic Club

Sinopsis:

Des penyihir. Tori gagap dan culun. Chira bisa melihat hantu. Erin luar biasa cantik dan populer. Keempat remaja yang tampaknya bertolak belakang ini ternyata memiliki kesamaan, merasa terkucil dan mencintai buku. Tanpa sengaja mereka berkawan.
Tanpa sengaja? Itu pikir mereka. Ada yang sengaja mempertemukan mereka, demi tugas yang harus mereka hadapi. Tugas mengerikan yang akan menghadapkan mereka pada situasi hidup dan mati, mimpi buruk yang jadi kenyataan. Keempat anak yang menyebut diri sebagai The Bookaholic Club ini bakal melakukan sesuatu yang jauh lebih berbahaya daripada sekadar mendiskusikan buku.
                                                                 ***
Ini kedua kalinya aku baca novel ini, kira-kira udah 3 tahun yang lalu waktu aku pertama kali membacanya. Kesan Pertama dulu sangat wahhh kerenn, seruu J. Untuk kesan keduanya juga tetep sama, masih kerenn aja ni buku wkwk. Diliat dari sinopsisnya novel ini bisa ditebak genre fantasinya, point yang ngebuat aku sangat tertarik untuk membacanya. Sebenarnya aku baru baca buku keduanya baru buku pertamanya. Jadi dulu aku udah bisa nebak ceritanya, setelah kubaca ulang hari ini ternyata bukunya tipiss bangett, kurang banget adegan action nya.
Ngebayangin punya sahabat-sahabat kayak punya Des aja udah bikin girang duluan, sifat mereka beda banget. Des yang cantik tapi judes banget, blak-blakan, keras kepala, and a witch. Chira yang pinter pakek banget, tegar, brave, judesnya setingkat dibawah Des, and she can see ghost  and our aura. Erin yang seorang putri dari entah berantah yang harus bertahan dihadapan para kaum elite dengan fake smile nya. Tori yang gagap dan agak penakut, tapi dialah gadis remaja yang bisa membaca rune. Mereka bertempat suka banget dengan buku,hobby mereka yang sama yang membuat mereka jadi sahabat, lalu Des pun menceritakan rahasianya sebagai penyihi kepada mereka. Yah.. karena mereka cewek, obrolan mereka nggak mungkin seputar buku doang kan? Mereka juga nge gossip, terutama nge gosipin Luana, cewek popular yang suka sekali mengejek Des, Chika, dan Tori dengan sebutan aneh, freak, hantu perpus, dll
Petualangan mereka berawal dari sebuah buku hitam milik nenek moyang Des ang diberikan oleh Kakek Lim, pemilik took buku antik. 

0 comments:

Posting Komentar

Please visit :)

www.indonesiadirectioners.blogspot.com