Senin, 31 Maret 2014

Aerial

Sinopsis :

"Kamu familiar. Bau darahmu familiar."
"Aku sama sekali tidak mengenalmu."
"Kamu tahu siapa aku, Putri."


Sadira si Putri Matahari dan Hassya sang Pangeran Kegelapan merupakan musuh bebuyutan dari dua negeri yang saling bertolak belakang; yang satu menjadikan matahari sebagai sumber hidupnya, satu lagi akan terbakar apabila terpapar langsung oleh sinarnya. Awalnya Sadira berpikir klan Kegelapan adalah sekumpulan monster sampai tanpa sengaja ia diselamatkan oleh Hassya yang berkulit pucat, tampan, dingin, seenaknya sendiri, namun memiliki sorot mata yang jujur.

Menurut ramalan kuno, apabila mereka bersatu maka kedua bangsa tersebut akan menghadapi kehancuran. Namun Hassya bertekad akan melawan apa pun yang menghalangi mereka dan menjadi pelindung bagi Sadira. 

Untuk mencegah kehancuran tersebut, Antya, adik Sadira, dan Linc, si kuda terbang putih, berusaha memanggil penolong dari dunia lain---Laskar dan Sashika, pelajar SMU Surya Ilmu---dunia yang hutannya tidak seindah di negeri mereka serta dipenuhi bangunan pencakar langit.

Dunia yang akan mendukung cinta Sadira dan Hassya sepenuhnya.

"Reading this novel, I keep on trying to visualize every detail from Sitta`s great imagination..."
Anita Moran, Editor-in-Chief and Creative Director of Gogirl! magazine

"Sitta Karina adalah penulis novel remaja yang berjiwa sastra...."
Kristy M. Baskoro, penikmat novel Sitta Karina jarak jauh, pelajar di Uniworld High School , Sydney
***
Ehm..gimana ya? Fantasi lagi lhoo :), Sebenarnya ini kedua kalinya aku baca novel ini, dannn nggaktau kenapa kesanya beda bangettt
Watktu aku baca pertama kali novel ini waktu aku kelas tujuh mungkin-atau kelas delapan?-nah sebelumnya aku pernah nemu ni novel di salemba mojokerto, dulu itu aku memang niat mau beli novel, nah aku bingung milih antara the mediator atau Aerial,setelah menimbang-nimbang akhirnya aku beli yang the mediator. Waktu itu aku belum tau kalau novel terjemahan agak--sulit dimengerti, jadi yaaa.. agak nyesel sih beli novel the mediator.Nah habis itu aku nemu novel aerial ini di tempat peminjaman novel, nggak tau kenapa-mungkin aku waktu itu masih dikit pengalaman baca novel-kesanku sama novel ini bener-bener seru, nggak ada celah, kerenn, pokoknya yang bagus-bagus gitu, sampek dulu aku nyesel nggak jadi beli novel ini. huhuhuhu

Tadi aku bilang ya, kalau kesan kedua jauh berbeda, mungkin aku udah bisa mikir kali ya?(lho emang sebelumnya nggak bisa?) kesan keduaku ini gimana ya.. hmm.. jadi sungkan bilangnya...
Gini lho, bikin novel fantasi itu nggak gampang kan? jadi mungkin banyak kekuranganya. Halaman demi halaman aku baca dan itu selalu menyimpan seribu pertanyaa, yang sayangnya nggak dijawab sama penulis sampai akhir cerita. Yang bikit greget, ternyata aku baru sadar apa sih sebenarnya tujuan Laskar dan Sashi datang ke negri mereka? masa' sih cuma buat bergabung kebadan Hassya dan Sadira? terus katanya Laskar dan Sashi ini pelindung mereka tapi kok kayaknya nggak bener-bener melindungi ya?(ini emang akunya yang paham, atau emang gitu---), terus aku masih nggak paham tentang cara membuat perdamaian dengat membuat, hmmm.. krim supaya tahan matahari? bukanya itu tambah ngebuat klan negri kegelapan leluasa menyerang klan negri kegelapan? selain itu krim itu juga tidak mengubah fakta kalau ngeri kegelapan nggak akan kena sinar matahari kan? padahal alasan peperangan adalah karena ngeri cehaya selalu kena sinar matahari sedangkan negri kegelapan tidak. Terus soal adegan dalam novel, juga banyak membuahkan pertanyaan, misalnya si penasehat keir meninggal dengan penjelasan narasi yang sangat sedikt, tanpa perlawanan, tanpa drama. Padahal si tokoh jahat kan dia, tokoh penyihir jahatnya dia, tapi kenepa dia mati semudah itu, badahal di sudah minum darah nenek sadira yang juga penyihir, masa' penyihir itu nggak bisa sidikittttttt saja mengelak dari serangan michal, terus anak buahnya yang namanya Blath juga nggak ngapa-ngapai waktu tuanya di serang gitu.hmmm.Karakter Hassya juga agak mebingungkan, katanya dia itu dingin, cuek, cool tapi kok beda ya sama sikapnya yang agakkkk cepet naik darah. Kalau Sadira menerutku karekternya pada awal-awal kuat banget, cewek cantik-mandiri-dan suka tantangan, tapi ini hanya perasaanku atau apa ya? kok di terakhir-terakhir karakternya melemah. Toireann, aku menyayangka tokoh ini tidak terlalu sering keluar :( padahal aku suka.

Tapi setiap novel pasti memiliki kesan berbeda pada setiap pembacanya kan, yah.. itu cuma kesanku saja. tapi kelebihanya juga banyak kok dari mulai temanya aja udah merupakan kelebihan bagiku-Fantasy-terus nama-nama tokoh yang unik-unik aku suka banget, kayak bener-bener di negri yang bebeda dengan sini. Covernya juga bagus, keren lagi :)Sebenarnya Laskar dan Sashi juga termasuk kelebihan, karena aku suka banget sama pasangan ini.Bagi yang suka genre fantasy jangan ragu buat baca novel ini, yang sebenarnya bagussss banget( kalau aku nggak suka mikir yang aneh-aneh). Jangat buat curhatanku ini jadi alasan kalian buat nggak baca novel ini, karena kan kasian kak Sitta Karnia udah bikin susah-susah. Oke?.

Soal cerita silakan baca sendiri ya..Aku nggak pinter soalnya dalam menceritakn kembali cerita:). maaf kalau mengira isiertikel ini ada rangkuman ceritanya...aku nggak pinter bercerita, nanti jadinya nggak bisa dimengerti.

Aku nggak kapok kok baca novelnya Sitta Karina, tambah aku pengen baca novelnya yang lain terutama genrenya Fantasi :)

Nah ternyata nih ada Aerial#2 judulnya Ambrosia, aku penasaran dan h.a.r.u.s baca!!

0 comments:

Posting Komentar

Please visit :)

www.indonesiadirectioners.blogspot.com