AKULAH sosok itu. Anak laki-laki yang telah bertransformasi
menjadi pria muda bernama Sabian Krishadinata. Akhir-akhir ini aku lumayan
sering melakukan kegiatan ini. Duduk, berpikir, dan merenung. Namun, aku
sendiri juga tak tahu apa yang aku pikirkan. Mungkin salah satunya tentang
hidupku. Kadang rasanya begitu menyenangkan, tapi terkadang aku justru merasa
begitu hampa. Kedua hal itu datang silih berganti bagaikan gelombang panjang
yang kadang mencapai titik amplitudonya, namun terkadang jatuh hingga ke lembah
terdalam. Sering tebersit di benakku, apa sebenarnya tujuan hidup manusia, apa
yang mereka cari, dan apakah hidup itu hanya rutinitas yang harus terus dilakukan
sampai maut menyudahinya?
***
Novel karya Maureen thedora ini terasa sangat manis J
akhir-akhir ani aku membaca novel bergenre action seperti omen dan golden
bird, jadi waktu baca novel ini rasanya bener-bener berbeda, sangat manis
bagiku. Yang paling aku sukai adalah penulisnya memilih kata-kata yang tidak
terlalu sulit dimengerti bagiku dan juga terasa sangat manisss.
Banyak pesan
yang terkandung dalam novel ini, salah satu yang paling kusukai adalah
penulisnya memberikan kalimat-kalimat dari orang terkenal di dunia pada setiap
babnya yang mengacu pada inti dari bab tersebut. Selain itu juga, sang penulis
juga kentara sekali sangat mencintai negrinya, Indonesia. Berbagai keindahan
negrinya disebutkan, kekaguman penulis akan pulau Bali juga dituturkan
lagi-lagi dengan kata-kata yang begitu manis. Ada juga pesan yang menyuruh kita
untuk selalu mengejar kebahagiaan kita, menyadarkan kita kalau tuhan maha adil
dan selalu punya cara tersendiri untuk menentukan jalan hambanya, memaafkan
seseorang apapun kesalahanya, tidak pernah menyalahkan takdir Karena kita
menganggap takdir tersebut sangatlah tidak baik, belajar untuk mandiri,
menyadari kalau segalanya memiliki prosess yang tidak semuanya mempunyai waktu
yang singkat, usaha keras sangat diperlukan untuk hidup kita sendiri, berbagi
kepada sesama mempunyai makna yang dalam bagi seseorang yang ikhlas, jangan
buang harapanmu kalau kamu tidak ingin segalanya pergi, tidak ada mimpi yang
terlalu tinggi bila kita yakin, tidak semua yang terlihat baik memang baik,
persaudaraan bukan dilihat dari darah, percayalah pada sahabatmu, tidak semua
anak kecil memiliki kehidupan yang
tentram, kejujuran dan kepolosan anak kecil membuat dunia ini lebih
terasa baik, keajaiban memang hal yang abstrak tapi yakinlah akan keberaanya,
musuh tidak akan selamanya akan menjadi musuh, kehilangan orang yang sangat
kita cintai bukan berarti kehilangan kebahagiaan kita karana sadarlah jika
masih banyak orang yang menyayangi kita J, terlalu banyak pensan dari novel ini
dan terlalu banyak perasaanku yang sulit dituangkan dalam rangkaiaan kata
Cerita
novel ini bagiku seperti cerita sinetron tapi penulisnya mengemasnya dalam
ribuaan kata yang begitu manis, jika suatu saat novel ini dijadikan sebuah
film, bagiku akan terasa berbeda karena tidak ada kata-kata pengantar yang
manis yang menemaniku ketika membaca novel ini. Kata yang paling pas untuk
menungkapkan novel yang telah kubaca ini adalah “Sangat Manis”. IR


0 comments:
Posting Komentar