Sinopsis :
Cuma mo pengakuan aja.
Sebenernya tiket itu
gue beli buat gue nonton berdua sama lo.
Tapi dipikir-pikir,
kayaknya lo bakalan lebih seneng kalo nontonnya sama Gian.
Sebagai cowok yang
berjiwa besar, bertanggung jawab, dan heroik
kayak gue, ya gue
ikhlasin deh.
Kalo habis ini Gian
masih maju-mundur gak nembak-nembak, bilang sama gue.
Biar gue aja yang
nembak lo. Soalnya... sebenernya gue juga nggak keberatan kok punya cewek
bawel, judes, galak, suka demo, dan hobi jerit-jerit kayak lo. J
Sekali lagi, maafin
gue ya, Mi, selama ini udah bikin lo susah. J
PS: Awaaasss... jangan
macem-macem sama Gian di dalem bioskop yaaa....
-INOV-
Idih! Mima mendelik kesel. Ihhh! Siapa juga yang mo punya
pacar robot korslet?! Mima mendekap surat dari Inov sambil senyam-senyum
sendiri.
Inov. Semua kenangan, ketengilan, dan rahasianya yang bikin
repot dan nyaris membahayakan mereka itu, nggak mungkin bakal Mima lupain
seumur hidup.
*****
Pernah bayangin kalau diruma kamu ada mantan pengguna narkoba?, hal itu nggak pernah dibayangin oleh Mima, si cewek yang over cerewet ini nggak pernah mimpi kalau dirumahnya bakal tinggal orang yang habis direhab, apa lagi ni orang kayak robot yang tanpa ekspresi, dan hanya bicara yang seperlunya saja. Namanya inov-Satria November-. Nah inov ini anaknya temenya ibunya Mima. Mima berharap Inov nggak akan satu sekolah sama dia, dia berharap kalau Inov bakal satu sekolah sama Mika-kakak kembar Mima-. Tapi apa daya, mamanya telah memutuskan, nah mulai deh masalah-masalah muncul
Mima pernah menemukan Inov di lantai kamar inov sedang merintih kesakitan, ternyata nih si inov lagi "kambuh", maksudnya itu efek tubuhnya yang masih pemuliaan dari rehab, Inov bohong sama mamanya kalau dia sudah semubuh, dan se inov ini minta Mima untuk menyimpan rahasia ini. Dengan terpaksa Mima menyanggupinya karena alasan kasian sama mama Inov
Masalah selanjutnya adalah, Inov ternyata masih diincar sama preman yang jualan narkoba dulu, dia dipaksa jual obat-obat terlarang itu, dan harus menyetor uang ke mereka, kalau tidak mereka akan bilang ke mama inov kalau Inov dulu pernah mencuru uang kas sekolah hanya untuk membeli obat terlarang itu, nah kejadian ini terlihat oleh Mima, dan Inov meminta Mima untuk menyimpan Rahasianya lagi dengan alasan Inov tidak ingin mengecewakan mamanya lagi karena dulu dia pernah mencuri. Nah tapi si Inov juga nggak mau jual uh barang jahat dia malah membuangnya terus, jadi dia membayar preman tersebut dengan uang saku dari mamanya.Mima selalu membantu ketika Inov membuang barang tersebut
Karena Inov selalu berhasil memberikan uang pada si preman maka si preman memberikan obat terlarang jang lebih untuk dijual, sial bagi inov semakin hari keadaan tubuhnya semakin buruk karena efek narkoba dan rokok yang pernah dikonsumsinya dulu. karena kondisinya bener-bener gawat maka dia harus di rontgen, dan hasilnya jelek, kemungkinan dia kena infeksi paru-paru. Karena nggak mau siapa-siapa tau, dia dan Mima(yang merasa bertanggungjawab atas inov) memakai uang saku mereka untuk biaya rontgen, dan merahasiakan hasilnya dari siapaun karena alasan yang sama. Rahasia antara Inov dan Mima semakin banyak saja, nggak berhenti di sini. Apalagi sejak kedatangan Safira-mantan Inov-yang masih kecanduan sama narkoba.terus gimana ya waktu mama inov tau kalau dulu inov pernah mencuri? hmmmm gimana ya? baca sendiri okok? biar lebih seruuuu. pesan moralnya dapet banget...!!
.
Lho,.. eh kok banyak banget tulisanku? udahan ya?wkwkwk. Nah menurutku penulisnya ini bener-bener mengutamakan pesan moral tentang berbahayanya Narkoba. Bagus kan... peduli banget sama generasi penerus bangsa. Tapi satu pertanyaan ku, biasanya kan dijelasin kenapa si tokoh sampai kena narkoba, kayak di novel "Thalita", tapi disini kok nggak dijelasin ya? atau si penulis menjelaskan secara tersirat jadi aku nggak paham?. Untuk bagian Romancenya gimana ya... aku nggak ngerasa deg-deg.an berlebihan, tapi aku mendukuk pasangan Mima sama Inov, lucu aja kan pasangan robot korslet sama cewek super cerewet dan kkritis? dan aku menemukan akhir yang---gantung._.. Tapi ngena lho pesanya :), rekomendasi deh :).(IR)


0 comments:
Posting Komentar